PONOROGO – Untuk mencetak pembina Pramuka yang handal dan profesional, Pusdiklatcab Kwartir Cabang Ponorogo bekerja sama dengan PM. Arrisallah Slahung Ponorogo menggelar kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) 22/05/2025 dengan jumlah Peserta KMD 150, Peserta KML 35
Ketua harian Kwarcab Ponorogo Kak Dr H. Sumani M.Pd menyampaikan, KMD dan KML merupakan sarana untuk mengasah kemampuan dan keterampilan kepramukaan. Hal ini akan menjadi modal penting, bagi Peserta dan ustadz, Ustadzah di Pondok Modern Arrisallah. Maka untuk enam hari ke depan peserta akan mendapat pelatihan langsung dari tim Pusdiklatcab Kwarcab Ponorogo
“Enam hari ke depan akan mengikuti kursus, baik di ruangan maupun di lapangan, sebagai modal menjadi pembina handal dan profesional. Tim pelatih Kwarcab Ponorogo akan memberikan semua ilmu dan keterampilannya,” ujarnya.
Kak Sumani, para peserta dapat mengikuti KMD bukan sekadar formalitas. Namun, kegiatan ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, guna meningkatkan kedisiplinan anggota Pramuka.
“untuk peserta KML Proses menjadi pengelola Gugusdeoan adalah sesuatu yang mulia, kalian akan ditatar di KML bukan formalitas. Tanamkan disiplin mulai sekarang, karena menjadi Pembina punya tanggung jawab yang besar,” katanya.
Apresiasi tidak lupa disampaikan kepada seluruh jajaran Panitia, pelatih dan PM Arrisallah atas terselenggaranya kegiatan tersebut, sinergi yang telah terbangun dapat semakin kuat demi memajukan gerakan Pramuka di Kabupaten Ponorogo
Pimpinan PM Arrisallah dalam sambutannya mengatakan, KMD dan KML adalah bagian dari pembekalan santri dan Ustadz yang menempuh pendidikan dan pengabdian di Pondok. Ia berpesan kepada seluruh Peserta, untuk mengikuti kegiatan dengan maksimal, sehingga seluruh peserta mampu lulus kursus menjadi pembina Pramuka yang handal.
“Semoga semua lulus mencapai nilai yang memuaskan, karena Pramuka ini adalah modal yang sangat penting untuk calon Pembina,” pesannya.








