Kursus Pembina Pramuka berperan penting dalam meningkatkan kualitas serta pemahaman pembina pramuka dalam membina peserta didik secara efektif agar menciptakan generasi muda yang berkarakter, terampil, kreatif, dan berjiwa pemimpin.
Hal itu disampaikan oleh Kak Sugiri Sancoko selaku pembina upacara pembukaan kursus pembina mahir tingkat dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Tingkat lanjutan (KML) Pusdiklatcab Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ponorogo , di Taman Sukosewu Desa Sukosari, Sabtu, 11 Oktober 2025.
“Kursus ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola satuan, menerapkan metode kepramukaan yang sesuai, dan menjadi teladan, sehingga tujuan untuk membentuk generasi muda yang tangguh dapat tercapai, khususnya di Kab. Ponorogo,” kata Kak Giri.
Menurut dia, kegiatan KMD dan KML gerakan pramuka ini selaras dengan membentuk karakter peserta didik, seperti halnya yang ada pada prinsip-prinsip kepramukaan.
“Prinsip dasar kepramukaan meliputi iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya, Peduli terhadap diri pribadinya, dan taat kepada kode kehormatan pramuka,” terangnya.
Prinsip-prinsip kepramukaan, lanjutnya, menjadi landasan kuat bagi pengembangan karakter peserta didik, pembentukan pribadi yang kuat, serta kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan KMD dan KML juga dihadiri oleh, Komandan Kodim 0802, Wakapolres Ponorogo, Kepala Dinas Pendidikan kak Nurhadi Hanuri, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo Kak Dyah Ayu, Ketua Harian kwarcab Kak Sumani, para wakil ketua, dan Muspika Kecamatan Sukorejo.
Dapat diketahui, kegiatan itu berlangsung mulai 11 - 16 Oktober 2025, diikuti oleh Ka Mabigus, Guru SD/MI/SMP/Mts Negeri dan Swasta se-kabupaten Ponorogo yang berjumlah 616 peserta, terbagi 530 peserta KMD, 86 Peserta KML









